Blog Tentang Pengetahuan dan Dunia Pendidikan

Wednesday, November 26, 2014

Pengertian Perbedaan Badan Usaha dan Perusahaan

Pengertian dan perbedaan perusahaan dan badan usaha

Apa pengertian perusahaan? Apa pengertian badan usaha? Apa perbedaan dari perusahaan dan badan usaha? Begitulah pertanyaan – perntanyaan yang ada dibenak saya sebelum saya mengeyam pelajaran tentang pengertian perusahaan dan badan usaha. Dulu saya pikir perusahaan sama dengan badan usaha. Namun setelah saya mempelajari bab ini, saya baru tahu apa perbedaannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sedikit pengetahuan saya sekaligus menjawab pertanyaan saya dulu. Nah, jika anda rasa ini penting, langsung saja simak yang berikut ini.

Perusahaan

A. Pengertian Perusahaan

Pernahkah anda terbayang jika ternyata seoarang pengusaha sebelum melakukan usahanya, terlebih dahulu mereka akan memikirkan bidang usaha apa yang akan mereka buka sesuai dengan kemampuan dan kecakapan yang dimilikinya. Oleh karena itu, pengusaha tersebut harus dapat menggunakan atau mengkombinasikan faktor – faktor produksi yang ada seperti alam, tanaga kerja, modal, dan kewirausahaannya untuk dapat menghasilkan barang yang diinginkan.

Berdasarkan iustrasi diatas, perusahaan adalah suatu unit usaha yang melakukan kegiatan pengolahan faktor – faktor produksi untuk dijadikan barang atau jasa, kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Atau dengan kata lain perusahaan adalah tempat dimana sumber daya yang tersedia digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa.

Sampai disini sudah paham apa yang dimaksud dengan perusahaan. Jika belum coba cermati lagi sampai paham. Jika sudah paham langsung lanjut.

B. Jenis – Jenis Perusahaan

Kebutuhan manusia sangatlah banyak dan beragam. Hal itulah yang mendasari lahirnya berbagai macam perusahaan dengan lapangan usaha yang berbeda – beda pula. Berikut adalah beberapa jenis perusahaan menurut bidang usahanya :

1. Perusahaan ekstraktif

Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang kegiatannya menggali, mengambil,dan atau mengolah kekayaan yang ada di alam. Contoh perusahaan ekstraktif adalah perusahaan pertambangan emas, perusahaan pertambangan minyak bumi, perusahaan penangkapan ikan laut.
perusahaan ekstraktif

2. Perusahaan agraris

Perusahaan agraris adalah perusahaan yang kegiatannya bergerak dalam bidang pengolahan faktor produksi alam utamanya adalah pengolahan tanah. Contoh perusahaan agraris adalah perusahaan pertanian/perkebunan, dan perusahaan perikanan darat.
perusahaan agraris

3. Perusahaan industri

Perusahaan industry adalah perusahaan yang kegiatannya menghasilkan barang baru atau meningkatkan nilai guna suatu barang. Barang – barang diolah menurut sifat dan bentuknya dan barang hasil olahan tersebut menjadi lebih baik dan bernilai guna bagi pemenuhan kebutuhan manusia. Contoh perusahaan industri adalah perusahaan makanan kaleng, perusahaan tekstil atau pakaian jadi, perusahaan obat – obatan atau farmasi, perusahaan perbaitan rumah tangga.
perusahaan industri

4. Perusahaan dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya bergerak pada pembelian dan menjual kembali barang dagangan hasil kegiatan produksi tanpa mengubah bentuk atau sifat dari barang dagang tersebut untuk mendapatkan laba atau keuntungan.
perusahaan jasa

5. Perusahaan jasa

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya memberikan palayanan kepada masyarakat dengan cara menyewakan barang, mengantarkan penumpang atau barang, membantu menyelesaikan suatu pekerjaan tertentu dan sebagainya dengan mengharapkan balas jasa uang. Contoh perusahaan jasa adalah perusahaan transportasi, perusahaan telekomunikasi, dan perusahaan wisata.
perusahaan jasa

Badan Usaha

A. Pengertian Badan Usaha

Seringkali orang menyamakan pengertian badan usaha dan perusahaan adalah hal yang sama. Padahal pengertian dari keduanya berbeda. Badan usaha adalah kesatuan hokum (yuridis) dan ekonomis yang menggunakan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa dengan tujuan memperoleh laba atau keuntungan.

Badan usaha didirikan untuk memperoleh laba. Untuk mendirikan badan usaha diperlukan sejumlah modal yang besar seperti uang, tanah, bahan baku, skill, tenaga kerja, mesin dan sebagainya.

B. Bentuk – Bentuk Badan Usaha

1. Badan Usaha Perseorangan

Badan usaha perseorangan adalah badan usaha yang modalnya berasal dari perseorangan dengan dikelola dengan sendiri oleh pemiliknya. Jadi segala resiko menjadi tanggung jawab sepenuhnya pemilik modl dan ditanggung jawab sendiri. Begitu juga dengan keuntungan yang diperoleh menjadi hak sepenuhnya bagi pemillik modal. Bentuk badan usaha perseorangan merupakan bentuk badan usaha yang paling sederhana dan paling relative kecil modalnya. Contohnya biasa pada warung, bengkel motor kecil, dan toko.

2. Firma (FA)

Firma adalah badan usaha yang didrikan oleh dua orang atau lebih dan mereka bertanggung jawab penuh atas segala kewajiban atau utang perusahaan dengan seluruh harta benda milik mereka. Firma didirikan dengan akta pendirian oleh notaris. Biasanya anggota dari firma adalah orang yang sudha saling mengenal dan saling mempercayai satu sama lain, karena maju mundurnya firma dan segala resiko dari tindakan satu orang anggota akan ditanggung bersama oleh seluruh anggota firma. Sedangkan keuntungan dalam firma dibagi menurut modal yang ditanam oleh seorang anggota.

3. Persekutuan Komanditer (Comanditer Venootscap atau CV

CV merupakan perluasan dari perseorangan atau firma dimana pemilik badan usaha tersebut ingin menambah modal dengan mencari kerjasama dengan orang lin yang berminat tanpa harus ikut menjalankan perusahaan. Modal diperoleh dengan cara menerbitkan surat – surat sero atau saham yang kemudian dijual kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadi anggota CV terbagi menjadi dua yaitu

  1. Persero aktif yaitu anggota CV yang aktif memimpin atau menajalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang – utang perusahaan.
  2. Persero pasif yaiu anggota CV yang hanya ikut menanamkan modalnya saja tanpa ikut menjalanka perusahaan, jadi tanggung jawabnya hanya terbatas pada modal yang ditanamkannya saja.

4. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas atau PT adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang saham berhak atas keuntungan yang disebut dengan deviden. Setiap pemegang saham dapat memiliki satu atau lebih sero, dan memiliki tanggung jawab terhadap PT terbatas pada modal yang ditanamkannya saja.

Perbedaan Badan Usaha dan Perusahaan

No. Badan Usaha Perusahaan
1. Merupakan kesatuan yuridis yang menggunakan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan untuk mencari laba atau keuntungan Merupakan kesatuan teknis yang menggunakan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang atau jasa
2. Bersifat profit oriented Bersifat product oriented
3. Merupakana kumpulan modal dengan tujuan memperoleh keuntungan Merupakan alat bada usaha untuk mencapai tujuan, yaitu memperoleh laba

1 komentar:

artikelnya bagus kak, Ilmu Teknik Industri Kunjungi Kami
http://bit.ly/1QK04kG

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan tidak keluar dari topik artikel diatas. Terima kasih atas komentarnya