Blog Tentang Pengetahuan dan Dunia Pendidikan

Thursday, March 19, 2015

Pengertian dan Jenis Mass Wasting

Pengertian dan Jenis  Jenis Mass Wasting - Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang mass wasting. Mass wasting merupakan salah satu bentuk tenaga eksogen selain sedimentasi, erosi, dan pelapukan. Subbab yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah pengertian mass wasting, macam - macam mass wasting, dan faktor yang mempengaruhi mass wasting.

Pengertian Mass Wasting

Fenomena lain pada litosfer yang berkaitan dengan erosi adalah mass wasting. Mass wasting atau pergerakan massa batuan merupakan gerakan serpihan batuan karena proses pelapukan dan sedimentasi yang menuruni lereng karena adanya pengaruh gaya gravitasi (gaya berat). Peristiwa mass wasting dapat merubah bentang alam, khususnya jika skalanya besar. Salah satu contoh mass wasting adalah tanah longsor. Saat ini, tanah longsor termasuk bencana yang berbahaya karena dapat merusak permukiman dalam waktu singkat sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa maupun materi.

Faktor yang Mempengaruhi Mass Wasting

Peristiwa mass wasting dapat terjadi karena pengaruh kombinasi beberapa faktor, seperti kemiringan lereng, pengaruh gravitasi, dan pengaruh air. Berikut adalah penjelasan untuk tiap faktor mass wasting :

  • Kemiringan lereng

Semakin besar sudut kemiringan lereng dan semakin rendah gaya gesek pada pada lereng tersebut, maka lereng tersebut semakin beresiko terhadap mass wasting, begitu juga sebaliknya.
  • Pengaruh gravitasi

Semakin besar sudut kemiringan lereng, maka semakin besar pula komponen gravitasi yang bekerja sejajar dengan lereng sehingga benda – benda semakin cenderung menuruni lereng.
  • Pengaruh air

Keberadaan air di antara butiran batuan atau tanah dapat mengurangi kekohesifan natar mineral sehingga mudah terurai. Keberadaan air juga menambah beban dan tanah menjadi tidak stabil.

Jenis - Jenis Mass Wasting

Jenis – jenis mass wasting dapat dengan mudah anda hafal dengan mencermati tabel berikut ini
mass westing

Penamaan dari tabel diatas adalah mendahulukan nama material dikuti gerakannya, misal rock slide, mud flow, rock fall dan sebagainya. Berikut ini adalah penjelasan dari jenis – jenis mass wasting

1. Tanah longsor (land slide) dan longsoran batu (rock slide)

Tanah longsor merupakan massa batuan yang meluncur dengan cepat ke bawah dengan sedikit atau tanpa aliran material. Terdapat dua bentuk utama tanah longsor, yaitu longsoran batu (rock slide) dan runtuhan tanah (slump). Longsoran batu berupa massa batuan induk yang meluncur turun pada bidang miring yang rata, seperti patahan. Disisi lain runtuhan tanah adalah massa batuan yang meluncur pada bidang miring yang cekung (berlubang)

2. Guguran batu (rock fall)

Guguran batu atau rock fall merupakan proses mass wasting yang paling cepat. Fenomena ini berupa massa batuan yang menggelinding bebas menuruni seuah tebing yang curang. Ukuran batu yang gugur dapat bervariasimulai dari batu kecil hingga batu sebesar rumah.

3. Rayapan tanah (soil creep)

Rayapan tanah adalah proses gerakan tanah yang sangat lambat. Proses ini ditandai dengan pembengkokan lapisan batuan, tiang telepon, pagar, monument menjadi miring, dan dinding bangunan retak.

4. Aliran lumpur (mud flow)

Aliran lumpur merupkan fenomena yang berupa lumpur yang mengalir menuruni lereng pada daerah perbukitan dan pergunungan. Aliran lumpur dapat terjadi pada perbukitan di daerah gurun pasir yang mengalami hujan deras. Selain itu, aliran lumpur juga dapat terjadi pada daerah gunung yang baru meletus. Prosesnya dipengaruhi oleh hujan yang membawa abu dan debu vulkanik sisa letusan.

5. Aliran tanah (land flow atau earth flow)

Aliran tanah umumnya terjadi pada daerah yang beriklim lembab dan berlereng curam. Fenomena ini terjadi dalam beberapa jam dan menghasilkan timbunan material berbentuk seperti undakan.

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan tidak keluar dari topik artikel diatas. Terima kasih atas komentarnya